Rabu, 04 Februari 2009

Mikoyan/Gurevich Ye-2; 1955



Pada awal 1954, MiG OKB terlibat dalam desain program yang bertujuan mengembangkan pesawat interseptor ringan yang mampu mencapai kecepatan Mach = 2.0 dan altitudes 20000m. Pada saat itu, dua konfigurasi favorit adalah sayap yang tipis, sangat sanyat tertekuk ke belakang dan sayap delta murni yang keduanya dipasangkan dengan ekor horizontal-konfigurasi ini masih perlu untuk dikembangkan.

OKB melakukan program ujicoba paralel terhadap kedua konfigurasi ini, yang pertama dengan konfigurasi sayap tertekuk ke belakang yang disebut sebagai Ye-1. Pesawat ini pada awalnya telah didukung oleh AM-5A turbojet. Tetapi dengan adanya mesin PM-9b 2600kg dan 3250kg dengan afterburning, pesawat ini dimodifikasi untuk mesin yang lebih kuat ini, dan dipersenjatai dengan dua senapan 30mm NR-30, disebut dengan Ye-2 pada tanggal 14 Februari 1955. Karena tidak didapatkannya perkembangan dari Ye-2 dan Ye-4 yang mempunyai sayap delta, purwarupa baru, Ye-2A dan Ye-5 segera dipesan. Purwarupa baru ini bermesin AM-11 ( R-11) 3800kg dan 5100kg dengan afterburning yang dikembangkan oleh Tumansky.

Ye-2A tebang untuk pertama kalinya pada tanggal 22 Maret 1956, dan selanjutnya lebih dari lima pesawat terbang dibuat-yang sementara digunakan untuk pesawat uji pengembangan MiG-23. Namun, Ye-5 yang bersayap delta dianggap unggul dan terpilih untuk produksi masal.


Specification

WEIGHTS:
Take-off weight: 6250 kg; 13779 lb
Empty weight: 4340 kg; 9568 lb
DIMENSIONS:
Wingspan: 8.11 m; 26 ft 7 in
Length: 13.23 m; 43 ft 5 in
Wing area: 21.00 m[sup]2[/sup]; 226.04 sq ft
PERFORMANCE:
Max. speed: 1900 km/h; 1181 mph
Ceiling: 18000 m; 59050 ft


Sumber dan foto: http://www.aviastar.org/

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes