Rabu, 12 Oktober 2011

Sukhoi Su-30 ASCC codename: Flanker Multi-Role Fighter




DESKRIPSI:

Berdasarkan pada pesawat trainer dua-tempat duduk Su-27UB dan pada awalnya dikenal sebagai Su-27PU, Su-30 adalah pesawat tempur presisi jarak-jauh yang similar dengan F-15E Eagles. Walaupun mempertahankan kemampuan interceptor udara-ke-udara dari Su-27, Model awal Su30 dan Su-30K dioptimasi untuk misi enduransi panjang 10 jam atau lebih. Pesawat jenis ini dilengkapi dengan sistem radiolocation yang memungkinkan pelacakan hingga 10 target dalam waktu bersamaan. Fitur ini membuat Su-30 cocok sebagai pemimpin pesawat tempur taktis sebagai target buruan dari pesawat musuh. Varian ini selanjutnya digabungkan dengan model Su-30M multi-peran yang mempunyai kemampuan penyerangan darat presisi dengan membawa misil dan bom kendali canggih.

Sukhoi juga secara aktif menjual model ekspor Su-30MK, yang telah dibeli dengan jumlah besar oleh India (Su-30MKI) dan China (Su-30MKK, Su-30MK2). Pesawat milik India secara umum lebih baik dari pada seluruh varian Su30 lain dan memiliki "canard" dan "vectored thrust nozzles" untuk meningkatkan manuverabilitasnya, radar yang lebih baik, dan teknologi avionic yang lebih canggih dari India dan sumber Barat. Rencana saat ini, Au India membutuhkan 230 pesawat Su-30MKI dan sekitar 140 sampai 180 di antaranya mendapat lisensi untuk dibuat di Hindustan Aeronotics Limited di India.

Indonesia juga menunjukkan ketertarikan untuk membeli pesawat model ini, hanya saja pada saat itu terhambat karena keadaan ekonomi dan politik. Negara lain yang berminat berasal dari Asia dan Timur Tengah seperti Malaysia, Vietnam, Algeria dan Syria. Mungkin, konsumen yang paling kontroversial adalah Venezuela yang memesan pesawat ini untuk mengejek AS karena support AS yang jelek untuk pesawat F-16 milik Venezuela.

Untuk Rusia, Su-30 merupakan pelengkap dan pengganti MiG-31 dan Su-27 dan masih merupakan pesawat tercanggih di jajaran AU Rusia. Beberapa upgrade untuk pesawat ini untuk mempertahankan kemampuan pesawat menghadapi pesawat jenis lain direncanakan akan terus berlanjut hingga 2020.



HISTORY:
First Flight: 1989
Service Entry: 1992

CREW:
two: pilot, weapons systems officer

ESTIMATED COST: $34 million

DIMENSIONS:
Length: 71.92 ft (21.94 m)
Bentang Sayap: 48.17 ft (14.70 m)
Height: 20.83 ft (6.36 m)
Wing Are: 666 ft² (62.0 m²)
Canard Area: not applicable

WEIGHTS:
Empty: 32,020 lb (17,700 kg)
Normal Takeoff: (Su-30M) 52,910 lb (24,000 kg); (Su-30MKI) 56,590 lb (25,670 kg)
Max Takeoff: (Su-30M) 73,855 lb (33,500 kg); (Su-30MKI) 74,955 lb (34,000 kg)
Fuel Capacity: 20,725 lb (9,400 kg)
Daya Angkut Max: 17,640 lb (8,000 kg)

PROPULSION:
Powerplant: two Saturn/ Lyul'ka AL-31F afterburning turbofans
Thrust: 55,114 lb (245.16 kN)

PERFORMANCE:
Max Level Speed: at altitude: 1,320 mph (2,125 km/h) at 32,780 ft (10,000 m), Mach 2.3; at sea level: unknown
cruise speed: 860 mph (1,380 km/h) at 32,780 ft (10,000 m)
Initial Climb Rate: 45,235 ft (13,800 m) / min
Service Ceiling: 57,360 ft (17,500 m)
Range: typical: 1,620 nm (3,000 km); ferry: 3,770 nm (6,990 km)
g-Limits: +9

ARMAMENT:
Gun: one 30-mm GSh-301 cannon (149 rds)
Stations: ten external hardpoints and two wingtip rails
Air-to-Air Missile: R-33/AA-9 Amos, up to six R-27R/AA-10A Alamo, up to six R-27T/AA-10B Alamo, up to two R-27P/AA-10C Alamo, up to six R-73/AA-11 Archer, up to six R-77/AA-12
Air-to-Surface Missile: up to six Kh-29/AS-14 Kedge, up to four Kh-31/AS-17 Krypton, up to two Kh-59/AS-18 Kazoo
Bomb: up to six KAB-500KR laser-guided, up to three KAB-1500KR laser-guided, up to eight FAB-500 GP, up to 28 OFAB-250-270 GP, up to eight RBK-500 cluster
Other: up to four S-8/S-13 rocket pods, APK-9 datalink pod; (Su-30MKI) EL/L-8222 radar jammer pod, LITENING laser targeting pod, High Accuracy Direction Finding (HADF) pod, flight refuelling pod

KNOWN VARIANTS:
Su-27PU: Original designation of the Su-30
Su-30 'Flanker-C': Two-seat long-range, long-endurance interceptor based on the Su-27UB
Su-30K: Improved Su-30 with in-flight refueling capability, strengthened structure, and greater range
Su-30KI: Conflicting descriptions exist, but the most likely appears to be a single-seat Su-30K model for Indonesia with several features of the Su-30MK; cancelled
Su-30KN: Upgrade available for the Su-30 and Su-30K
Su-30M: Upgraded two-seat multi-role variant of the Su-30 with ground attack capability and able to carry a wide range of air-to-ground weapons
Su-30MK: Export version of the Su-30M
Su-30M2: Upgraded version of the Su-30MK equipped with canards and thrust vectoring nozzles
Su-30MKA: Su-30M export model for Algeria
Su-30MKK 'Flanker-G': Su-30M export model for the Chinese Air Force with improved avionics; approximately 150 built in Russia or license built in China with another 170 planned
Su-30MK2: Model similar to the Su-30MKK but optimized for maritime patrol and armed with anti-ship missiles; 24 built for the Chinese Navy and 11 for Indonesia
Su-30MK2V: Export variant of the Su-30M for Vietnam based on the Su-30MK2; 4 built
Su-30MK3: Chinese model similar to the Su-30MK2 but equipped with the Zhuk MSE radar for use with the Kh-59MK anti-ship missile; may have been cancelled
Su-30MKI 'Flanker-H': Su-30M export model for India with improved avionics and enhanced multi-role capabilities, all to be upgraded with canards and thrust vectoring nozzles; 230 to be built in Russia or license built in India
Su-30MKM: Su-30M export model for Malaysia with the same airframe, thrust vectoring, and canards as the Su-30MKI but different avionics; 18 ordered
Su-30MKV: Su-30M export model for Venezuela based on the Su-30MK2

KNOWN COMBAT RECORD: none

KNOWN OPERATORS:
Algeria, Al Quwwat al Jawwawiya al Jaza'eriya (Algerian Air Force)
China, Zhongkuo Shenmin Taifang Tsunputai (People's Liberation Army Air Force)
China (People's Liberation Army Navy)
India, Bharatiya Vayu Sena (Indian Air Force)
Indonesia, Tentara Nasional Indonesia - Angkatan Udara (Indonesian Air Force)
Malaysia, Tentera Udara Diraja Malaysia (Royal Malaysian Air Force)
Russia, Voyenno Vozdushniye Sili (Russian Air Force)
Venezuela, Fuerza Aérea Venezolana (Venezuelan Air Force)
Vietnam, Khong Quan Nhan Dan Viet Nam (Vietnam People's Army Air Force)

Sebelumnya diposting pada 28 Juni 2008 di www.bluefame.com

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes