Senin, 24 Oktober 2011

M1 Abrams [Update Pengembangan Berkelanjutan]


Revitalisasi Mesin Turbin AGT-1500


Mesin Turbin AGT-1500 (gambar: http://media.defenseindustrydaily.com)


Revitalisasi Mesin Terintegrasi Total (TIGER-Total InteGrated Engine Revitalization) adalah program komprehensif untuk memberikan AB AS jalan baru untuk mendukung Mesin Turbin AGT-1500 yang menua milik armada M1 Abrams. Di bawah program ini, Honeywell International Inc. akan mempersiapkan sebuah pendekatan yang berbasis manajemen masa pakai penuh (full life cycle management), mengirimkan logistik berbasis-performa yang memfasilitasi pendekatan manajemen masa-pakai terintegrasi untuk mengurangi biaya operasional secara signifikan serta menggandakan masa pakai mesin AGT1500 yang dirombak, dari 700 menjadi 1400 jam.

Pendekatan ini meliputi database berdasar-web dan sistem monitoring “in-use” khusus, menggunakan data lapangan untuk menentukan kebutuhan perawatan secara lebih akurat dan memberikan unit-unit AB AS dengan informasi detail dan tepat waktu tentang status mekanis tank Abrams. Hasilnya selain mengurangi biaya, komandan di setiap level akan mengetahui dengan jelas berapa masa pakai mesin yang tersisa di tiap tank, sehingga mereka akan dapat mengelola perbaikan atau pergantian mesin sesuai kebutuhan, sebelum mengoperasikan tank ke lapangan.

Honeywell meningkatkan performa mesing AGT 1500 milik M1 Abrams di bawah kontrak perpanjangan satu-tahun yang diberikan oleh AB AS pada Agustus 2009. Perusahaan ini akan berkerja bersama AB AS dalam program TIGER untuk 750 mesin. Total kontraknya mencapai $1,4 milyar.



MBT M1A1/2 Abrams SEP Versi 2

A depot mechanic tends to the mating of a M1A2 SEP V2 turret and hull. Photo Courtesy US Army


M1A2 System Enhancement Package Version 1 (SEP V1) telah diperkenalkan sebagai bagian dari sistem upgrade berkelanjutan tank M1A2. SEP V1 terdiri dari upgrade lapis baja yang termasuk lapis baja steel encased depleted uranium generasi ketiga,

Ditambah upgrade yang memberikan peningkatan deteksi, pengenalan dan identifikasi target dengan Firepower Enhancement Package (FEP); sebuah unit tenaga tambahan di bawah lapis baja untuk memberi tenaga kepada tank dan set sensor; sistem managemen termal untuk memberikan pendinginan awak dan alat elektronik; peningkatan memori dan kecepatan prosessor, memberikan kemampuan peta full-warna; dan kompabilitas dengan Army Command and Control Architecture untuk memastikan kemampuan penyebaran/pembagian komando dan kontrol dan kewaspadaan situasional dengan semua komponen dalam tim pasukan gabungan.

Di bawah program Reset Systems Enhancement Package Version 2 (SEP V2), disamping peningkatan reliabilitas dan durabilitas Abrams, fokus program ini adalah untuk membawa pengembangan teknologi masa depan untuk memastikan kompabilitas dengan Sistem Tempur Masa-Depan AB.

Program reset dan upgrade ini melibatkan dua kontrak antara US Army TACOM dan General Dynamics Land Systems. Kontrak pertama pada November 2007, untuk upgrade 240 M1A2 SEP V1 menjadi konfigurasi SEP V2 yang mempunyai peningkatan penglihatan, display dan sebuah telepon tank-infantri. Kontrak ini telah berakhir pada September 2009. Kontrak kedua, pada Februari 2008, adalah kontrak multi-tahun untuk meng-upgrade 435 tank M1A1 ke konfigurasi SEP V2.

General Dynamics Land Systems mengembangkan upgrade lebih lanjut, mengusulkan untuk pembangunan Continuous Electronics Enhancement Program (CEEP) pada konfigurasi terakhir System Enhancement Package (SEP) dan Tank Urban Survivability Kit (TUSK) MBT M1A1 dan M1A2.

CEEP memasukkan sistem digital advanced yang meningkatkan kemampuan tempur-perang awak, dan memastikan kompabilitas dengan standar yang diimplementasikan oleh sistem tempur masa depan AB AS. CEEP akan dikenalkan sebagai retrofit ke dala model SEP saat ini. Upgradenya termasuk display canggih yang menampilkan peta berwarna, citra sensor dan gambar situasional. Sistem ini akan mendukung teknologi nirkabel untuk mengaktifkan diagnostik remote, monitoring tank dan dismounted command and control. Display individual akan dikenalkan kepada semua awak, meningkatkan konektivitas intra-kendaraan. Tank akan dilengkapi dengan sistem baterai baru yang menambah kemampuan silent watch dan menghilangkan kebutuhan unit tenaga tambahan.

CROWS II adalah sistem persenjataan remote-kontrol yang memberikan kemampuan untuk memperoleh dan membidik target dari dalam perlindungan kendaraan lapis baja. Penjejak jarak laser milik CROWS meningkatkan akurasi dan set sensor membuat pembidikan target dapat dilakukan di semua kondisi. Sistem dapat menguasai lima kali lebih banyak amunisi senapan mesin kaliber .50 dari pada sistem yang lebih lama. Di bawah program upgrade M1A2 System Enhancement Program Version 2 (SEPv2), 320 kit CROWS II akan dipasang



0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes