Kamis, 24 Desember 2009

Chakri Naruebet Offshore Patrol Helicopter Carrier, Thailand

Kapal Induk Kelikopter Patroli LEpas Pantai, HTMS Chakri Naruebet, dibangun untuk Royal Thai Navy (RTN) oleh pembuat kapal Spanyol, Izar (dahulu EN Bazan). Pada Februari 2005, berubah menjadi perusahaan baru, Navantia.
Di bawah sebuah kontrak yang ditandatangani pada Juli 1992, Chakri Naruebet dibangun di Navantia's El Ferrol yard di Spanyol dan diresmikan pada Maret 1997. Dengans ebuah desain yang sama dengan kapal induk Spanyol, Principe de Asturias, kapal induk ini dilengkapi dengan sebuah “ski jump” 12 derajat untuk memungkinkan digunakannya pesawat jenis Harrier. Peran utama kapal induk ini adalah EEZ, survey dan perlindungan, serta pencarian dan pertolongan, tetapi kapal induk ini juga dapat digunakan sebagai kapal utama untuk komando dan pengontrolan, support udara untuk kapal permukaan Thailand atau bantuan bencana. Kapal ini ber”home base” di Teluk Thailand.


Desain

Kapal ini dilengkapi dengan 6 helikopter multi-misi Sikorsky S-70B Seahawk yang didesain untuk peran anti-kapal selam. Dan juga ditambah dengan pesawat STVOL () short take-off/vertical landing ) Matador AV-8S, bekas Spanyol. Dek penerbangan Chakri Naruebet berukuran 174.6m x 27.5m, yang ujungnya berupa sebuah ”ski jump” 12 derajat, dapat mengakomodasi take-off/pendaratan 5 helikopter secara bersamaan; hangar-nya dapat digunakan untuk menyimpan 10 helikopter medium atau pesawat berukuran Harrier. Kapal induk ini mempunyai kecepatan maksimal 26 knot, dengan “cruise speed” 16 knot. Jarak yang dapat ditempuh sekitar 10.000 nm pada kecepatan 12 knot. Dua “spade rudder” (kemudi sekop) dan empat stabilizer bodi kapal sudah dipasang.


Sistem Komando

Sistem komando dan kontrol kapal dibuat pada sebuah pusat informasi pertempuran dengan 7 konsol “Inisel” dan sebuah konsol pelengkap. Sistem pertempurannya adalah AN/UYK-43C Lowboy dengan integrasi sistem senjata yang dibuat oleh FABA, Spanyol.


Persenjataan

Kapal ini diharapkan untuk dapat dilengkapi dengan sebuah Mk 41 Sistem Peluncuran Vertikal (VLS=Vertical Launch System) untuk misil permukaan-ke-udara “Seasparrow”. Seasparrow menggunakan kendali radar semi-aktif, mempunyai jarak jangkau 14 km dengan kecepatan 2.5 Mach. Kapal induk ini mempunyai 3 peluncur 6-sel MBDA (formerly Matra BAe Dynamics) Sadral untuk misil Mistral. Misil Mistral adalah misil anti pesawat jarak dekat yang dapat juga mengintersep misil yang datang. Peluncur 6-sel Sadral adalah turret yang stabil, dilengkapi dengan kamera televisi yang dapat dilengkapi dengan channel inframerah untuk pelacakan/pencarian target. Misil Mistral dilengkapi dengan kepala kendali inframerah yang disuplay oleh SAGEM dan mempunyai 3kg hulu ledah eksplosif tinggi, yang dilengkapi dengan bola tungsten. Jarak tempunhnya 4km.
Meriam kapal 30mm sampai sekarang belum dipasang.


Countermeasures

Di masa yang akan datang, sistem countermeasures juga diharapkan dapat dipasang untuk melengkapi sistem yang sudah ada.


Sensor

Kapal induk ini dilengkapi dengan radar pencarian udara jarak menengah Raytheon AN/SPS-52C 3-D yang beroperasi pada bands E/F, radar kontrol helicopter dan navigasi Kelvin Hughes, radar navigasi band-I Kelvin Hughes, sistem navigasi satelit MX 1105 Transit/GPS Omega dan sistem URN 25 Tacan.
Di masa datang diharapkan sistem sonar aktif frekuensi menengah dapat dipasang di badan kapal.


Mesin/Propulsi

Propulsinya adalah sebuah sistem Combined Diesel or Gas Turbines (CODOG) yang dilengkapi dengan dua pasang turbin gas GE LM-2500 dengan kekuatan 44,250hp dengan sebuah kecepatan 3.600 rpm dan mesin disel Izar-MTU 16V1163 TB83 dengan masing-masing keluaran tenaga 6,437hp pada 1,200rpm, yang akan memutar 5 baling-baling dengan 2 “pitch” variabel




Diterjemahkan secara bebas dari www.naval-technology.com

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes