Selasa, 03 Februari 2009

Mikoyan/Gurevich I-210; 1941


Pada akhir 1941, seri produksi MiG-3 telah dihentikan secara bertahap setelah keputusan untuk menghentikan pengembangan mesin AM-35A (prioritas diberikan untuk pengembangan mesian AM-38 untuk IL-2 shturmovik), sebuah usaha telah dilakukan untuk mengadaptasikan airframe dasar dengan mesain radial berpendingin air 14 silinder Shvetsov M-82A bertenaga 1.700hp. Pesawat ini diberi kode I-210, yang juga diberinama tidak resmi MiG-3M-82, pesawat pertama dari lima airframe dengan mesin baru teah terbang pada Desember 1941. Mesin M-82A hanya mempunyai berat 20 kg lebih dari AM-35A, tetapi 38cm lebih lebar, pembuatan bodi pesawat baru perlu dilakukan untuk mengatasi hal ini.

Persenjataannya terdiri dari tiga senapan 12.7mm. Rencana disiapkan untuk memulai produksi pesawat ini dengan kode MiG-9, tetapi pengujian terbangnya menunjukkan masalah serius pada gaya tarik (daya dorong)-nya, getaran ekor parah dan kesulitan dalam pengendalian pesawat. Walaupun hasil tes pabrik mengecewakan, pesawat pertama yang dilengkapi dengan dua senapan 7.62 mm tambahan dikirim ke garis depan Kalinin. Sementara itu, TsAGI melakuan test tunnel skala penuh terhadap pesawat ini dengan hasil pesawat I-211.



Specification: I-210

Crew: 1

Dimensions
Length, m: 8.078
Wing span, m: 10.2
Wing area, m[sup]²[/sup]: 17.44
Height, m: 3.84

Weight, kg
Empty weight: 2762
Maximum takeoff weight: 3382
Fuel, kg: 360

Powerplant
Engine: М-82
Power, hp: 1,700

Performance
Speed, km/h: maximum: 565; at altitude, m: 6150
Time to level 5,000 m, min: 6.7
Service ceiling, m: 8,700


Sumber dan foto: http://www.aviastar.org/

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes