Tampilkan postingan dengan label Pasukan PBB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pasukan PBB. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Oktober 2011

KRI Sultan Iskandar Muda-367 Tiba di Lebanon

BEIRUT - KRI Sultan Iskandar Muda-367 yang tergabung dalam Satgas Maritim Konga XXII-C/UNIFIL Sabtu (1/10) tiba di Beirut, Lebanon. Kapal yang dikomandani Letkol Laut (P) Agus Hariadi tersebut diterima oleh Wakil Komandan IndoBatt Letkol Mar Harnoko.

Dalam pelayaran dari Indonesia ke Lebanon, KRI Sultan Iskandar Muda-367, menempuh jarak 6.555 mil laut yang ditempuh dalam waktu satu bulan dengan singgah di beberapa negara di kawasan Asia. Kapal ini akan bergabung dalam Satuan Tugas Maritim Konga XXII-C/UNIFIL dan akan bergabung dengan Maritime Task Force UNIFIL, bersama kapal-kapal perang dari negara lain. FOTO ANTARA/HO-Puspen TNI/Kuwadi/ed/ama/11

Rabu, 07 September 2011

Kastaf UNIFIL Kunjungi Pasukan Indobatt

LEBANON - Kepala Staf UNIFIL (UNIFIL Chief Of Staf) Brigadir General De La Maisonneuve , pengganti pejabat lama Brigadir General Xavier De Woillemon mengunjungi Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonmek Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL atau Indonesian Battalion (Indobatt) yang bermarkas di Adshit Al Qusayr, UN Position 7-1, Lebanon Selatan, Selasa (6/9).


Selasa, 06 September 2011

KRI Sultan Iskandar Muda Bertolak ke Libanon

JAKARTA - Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono (kedua kanan) memeriksa jajaran prajurit TNI AL pada upacara pelepasan keberangkatan KRI Sultan Iskandar Muda (SIM) di Dermaga Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (6/9). Indonesia mengirimkan KRI Sultan Iskandar Muda 367 yang diperkuat oleh 100 prajurit TNI AL berangkat menuju Lebanon untuk bergabung dalam Satuan Tugas Maritim Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Lebanon Selatan (UNIFIL). FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf/Koz/Spt/11.



Sabtu, 03 September 2011

Satgas MTF KRI Sultan Iskandar Muda-367 Berangkat ke Lebanon

SURABAYA - Para keluarga melepas kepergian prajurit TNI-AL yang tergabung dalam Satgas Maritim Task Force (MTF) UNIFIL di Dermaga Koarmatim Ujung, Surabaya, Sabtu (3/9). Sebanyak 100 personel dari unsur TNI AL dengan menumpangi KRI Sultan Iskandar Muda-367 menuju perairan Lebanon untuk mengemban misi perdamaian dunia dan akan bergabung dengan kapal perang angkatan laut negara lainnya. FOTO ANTARA/M Risyal Hidayat/11


Sabtu, 13 Agustus 2011

Latihan Bersama Indonesia - Australia (JOCIT)

AUSTRALIA - Tiga puluh prajurit TNI yang terdiri dari perwira dan sersan senior ikut ambil bagian dalam latihan bersama RI-Australia bertajuk Junior Officer Combat Instructor Training (JOCIT) bulan Juli lalu. Latihan ini merupakan dukungan Australia Defense Forces (ADF) untuk pasukan penjaga perdamaian asal Indonesia dalam memplajari teknik perang kota, Counter IED dan teknik pendeteksian IED disuatu area. Latihan berlangsung selama 17 hari yang dilaksanakan di Pusat Pelatihan Tempur Angkatan Darat Australia, di Tully dan Townsville.











Senin, 25 Juli 2011

Upacara Penerimaan Medali Perdamaian Indobatt UNIFIL

LEBANON - Prajurit Sector East Military Police Unit (SEMPU) mengikuti upacara defile penerimaan medali perdamaian (Medal Parade) PBB pada hari Kamis (21/7) di lapangan Sudirman, Naqoura HQ.

Medali perdamaian tersebut diberikan inspektur upacara Mayor Jenderal Alberto Asarta Cuevas kepada perwakilan kontingen Wadan SEMPU Mayor Pom Bambang Hasanudin, selanjutnya diadakan penyematan medali kepada seluruh peserta upacara yang dilakukan beberapa pejabat UNIFIL.

Selesai upacara, acara dilanjutkan dengan penampilan demontrasi kemampuan bela diri Taekwondo, Karate, Wushu, dan Pencak Silat Merpati Putih. Asarta Cuevas tampak sangat terkesan dengan demontrasi Pencak Silat Merpati Putih yang mampu mematahkan besi dengan menggunakan jari. Demontrasi terakhir adalah demonstrasi kolone senapan yang seluruh pelakunya adalah prajurit SEMPU dipimpin oleh Lettu Cpm Shindu Dharmawan. Seperti halnya demonstrasi yang lain, demontrasi kolone senapan ini pun mendapatkan aplaus yang cukup meriah dari para undangan.

Sumber : PUSPEN TNI









Minggu, 10 Juli 2011

Hari Ini KRI Frans Kaisiepo-368 Tiba di Jakarta


Heli NBO-105 saat akan mendarat di geladak KRI Frans Kaisiepo-368

JAKARTA - Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Frans Kaisiepo-368 direncanakan tiba di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), pukul 11.00 WIB di Jakarta, Senin (11/7). KRI Frans Kaisiepo-368 selama ini melaksanakan tugas sebagai pasukan perdamaian yang tergabung dalam Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-B/UNIFIL selama delapan bulan. Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono direncanakan akan menyambut kedatangan kapal tersebut.

KRI Frans Kaisiepo-368 bergabung dengan MTF/UNIFIL pada 22 Oktober 2010. Kapal yang Komandani Letkol Laut (P) Wasis Priyono yang sekaligus Komandan Satgas MTF Konga XXVIII-B/UNIFIL ini telah menunjukan berbagai prestasi yang telah dicapai selama melaksanakan misi perdamaian PBB.

Prestasi tersebut di antaranya memeriksa 1.405 kapal, mengajukan inspeksi pemeriksaan 170 kapal dengan total berada di laut selama 180 hari, dan melaksanakan tugas sebagai Maritime Interdiction Operation (MIO) Commander 18 kali. Gambaran tersebut menunjukan tingkat profesionalisme dan integritas yang sangat tinggi.

Kehadiran KRI Frans Kaisiepo-368 juga telah mengukir sejarah baru karena Satgas MTF UNIFIL merupakan pasukan perdamaian yang pertama kali dibentuk pada tahun 2006 oleh Dewan Keamanan PBB serta merupakan pasukan perdamaian pertama dalam operasi maritim.

Pengiriman Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) merupakan yang pertama kali di antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Berbagai kepercayaan telah diberikan oleh UNIFIL kepada KRI Frans Kaisiepo-368 selaku satuan tugas MTF/UNIFIL di antaranya melaksanakan Force Protection Commander (FPC) di laut dan Local Anti Air Warfare Coordinator(LAAWC) pada Tripartite Meeting pada sekitar wilayah perbatasan Israel-Lebanon, melaksanakan pengawasan wilayah udara untuk memantau pelanggaran udara (air violation), serta melaksanakan berbagai latihan dengan angkatan laut negara lain.

Dalam tugasnya KRI Frans Kaiseipo-368 membawa 1 unit helikopter BO-105 dengan jumlah personel total 100 orang, dengan rincian 88 anak buah kapal( ABK), pilot dan 7 kru heli, 2 dokter dan paramedis, 1 personel Komando Pasukan Katak TNI Angkatan Laut, dan dua penyelam.

Sumber : JURNAS

Sabtu, 18 Juni 2011

Melepas Kepulangan KRI Frans Kaisiepo-368

LEBANON - Sejumlah anggota TNI melepas keberangkatan KRI Frans Kaisiepo-368 kembali ke tanah air di Dermaga Beirut, Lebanon, Jumat, (17/6). Selama melaksanakan tugas sebagai peacekeeper di Lebanon, KRI Frans Kaisiepo-368 telah melakukan tugas sebagai MIO (Maritime Interdiction Operation) sebanyak 18 kali, memeriksa 1.405 kapal, mengajukan inspeksi pemeriksaan kapal sebanyak 170 kali dan total di laut selama 180 hari. FOTO ANTARA/HO-Sertu Marinir Kuwadi/ed/pras/11




Kamis, 16 Juni 2011

Farewell KRI Frans Kaisiepo-368 di Lebanon

LEBANON - Menjelang akhir penugasan KRI Frans Kaiseipo-368 pada Kamis (16/6) seluruh unsur yang tergabung dalam Maritime Task Force (MTF) UNIFIL melakukan Farewell (perpisahan). Tercatat ada 8 Kapal perang Multinasional yang hadir mmemeriahkan acara perpisahan ini.

Pada kegiatan ini seluruh unsur MTF UNIFIL memberikan salam perpisahan dan penghormatan kepada KRI Frans Kaisiepo-368. Penghormatan ini diberikan tentunya tidak terlepas dari kerja keras, dedikasi dan peran aktif KRI Frans Kaiisepo-368 dalam melaksanakan berbagai latihan di AMO (Area of Maritime Operation) baik dengan LAF-Navy maupun dengan unsur-unsur MTF UNIFIL.

Selanjutnya KRI FKO akan digantikan perannya oleh KRI Sultan Iskandar Muda-366 pada bulan Juli mendatang. Sumber : DISPENAL/Syamsir



Selasa, 14 Juni 2011

Patroli Pasukan Indobatt di Lebanon

LEBANON SELATAN - Beberapa prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonmek Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL atau Indobatt menaiki kendaraan tempur Anoa buatan Pindad ketika akan melaksanakan patroli BAP (Battalion Around Position) didaerah Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan, Selasa, (14/6). Patroli yang dilakukan Kompi Eagle ini, dengan route (UNP 7-1) yakni: Al Qantara - Tulin - Qabrika - Bani Hayyan dan As Suwanan. Patroli ini bertujuan memantau keamanan di area operasi Indobatt. FOTO ANTARA/Puspen TNI-Sertu Marinir Kuwadi/HO/Koz/Spt/11.




Minggu, 12 Juni 2011

Patroli Pasukan Indobatt di Lebanon

LEBANON - Sejumlah prajurit TNI yang tergabung dalam Indobatt melakukan pengamanan di sekitar pagar pembatas wilayah Israel - Lebanon (technical fence) di daerah El Adeisse, Lebanon Selatan, Sabtu, (11/6). Pagar pembatas wilayah Israel - Lebanon (technical fence) merupakan area yang sering menimbulkan konflik antara masyarakat Lebanon dengan tentara Israel (IDF), sehingga membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat.

Tampak pula Komandan Pleton Indobatt, Lettu Marinir Matt Kholis, melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang melintas di area pengamanan Kompi Alfa (sensitive area blue line) di area yang sama. FOTO ANTARA/HO-Puspen TNI-Sertu Mar Kuwadi/ed/pd/11




Selasa, 07 Juni 2011

TNI Kirim KRI Sultan Iskandar Muda-367 ke Lebanon


KRI Sultan Iskandar Muda-367

JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono mengatakan akan kembali mengirimkan kapal perangnya bergabung dalam Satuan Maritime Task Force PBB di Lebanon (UNIFIL).

"Sejak 2010, kita telah mengirimkan dua kapal perang bergabung dalam satuan tugas maritim ini, yakni KRI Diponegoro dan KRI Frans Kasiepo," katanya di seminar Hari Internasional Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Jakarta, Selasa (7/6).

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan, Brigadir Jenderal TNI I Gede Sumertha, Panglima TNI mengatakan kapal perang yang akan dikrim ke Lebanon adalah KRI Sultan Iskandar Muda-367. "Kapal akan diberangkatkan pada Agustus 2011," ujarnya.

Berdasarkan data PBB, Indonesia tercatat berada di urutan 17 sebagai negara dengan kontribusi pasukan paling banyak dalam operasi perdamaian PBB. Sampai April lalu tercatat total pasukan Indonesia yang bergabung di bawah komando PBB sebanyak 1.801 pasukan TNI dan polisi terdiri dari 1.772 personel laki-laki dan 29 personel perempuan.

Negara dengan kontribusi pasukan terbesar adalah Bangladesh dengan total pasukan di bawah komando penjaga perdamaian mencapai 10.589 pasukan. Menyusul di urutan kedua Pakistan dengan 10.581 pasukan dan India berada di urutan ketiga dengan kontribusi pasukan 8.442 personel.

Sumber : ANTARAthrow me!!

Satgas Konga/Monusco Terima Penghargaan PBB

KONGO – Setelah enam bulan lebih melaksanakan tugas sebagai pasukan Peacekeeper di wilayah Dungu-Kongo, prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Konga XX-H/Monusco, pimpinan Dansatgas Letkol Czi Widiyanto mendapat Medali PBB.

Sebagai Inspektur Upacara pada penyematan Medali PBB tersebut adalah Force Commander Monusco Letjen Chender Prakhas (India), yang dilaksanakan di Bumi Cenderawasih Camp Dungu, Senin (6/6). shoot me!! Sumber : Lettu Inf Imam Mahmud, Perwira Penerangan Konga XX-H/Monusco



Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes