Tampilkan postingan dengan label Marinir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Marinir. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Oktober 2011

Aktor Korea, Hyun Bin Kunjungi Markas Marinir di Cilandak Jakarta

JAKARTA - Dalam rangkaian kunjungannya ke Indonesia, duta militer Korea yang juga aktor dan model Korea selatan Hyun Bin (kiri) berkunjung ke Brigade 2 Marinir di Cilandak, Jakarta, Kamis (6/10). Hyun Bin saat ini tengah menjalani wajib militer dinegaranya sebagai anggota marinir Korsel.

Dalam kunjungannya ditampilkan pula atraksi demo tempur pasukan marinir dan display persenjataan yang kerap digunakan marinir TNI AL dalam berlatih. FOTO CREDIT : FORMIL/ audryliahepburn






Rabu, 05 Oktober 2011

Foto-Foto Peringatan HUT TNI ke-66 Di Beberapa Daerah

Sejumlah acara menyambut HUT TNI ke-66 diadakan dibeberapa daerah di Indonesia, mulai dari parade pasukan, defile persenjataan hingga demontrasi tempur dari satuan-satuan prajurit TNI. Blog Alutsista merangkumnya kegiatan-kegiatan tersebut dalam foto-foto yang diambil dari beberapa sumber berita dan forum di ranah maya khusus bagi Anda pembaca setia.....

JAKARTA








MEDAN


YOGYAKARTA


PONTIANAK


MAKASSAR



DENPASAR BALI




JAYAPURA PAPUA



Akreditasi foto : Militaryphotos.net/HE219; FOTO ANTARA : Septianda Perdana, wahyu Putro A, Jessica Wuysang, Yusran Uccang, Nyoman Budhiana, Anang Budiono

Kamis, 22 September 2011

Gelar Kesiapan Pasukan Brigade Pasmar-1

SURABAYA - Sejumlah prajurit Marinir dari Pasmar-1, melakukan parameter tempur di sekitar material tempur, dalam Gelar Kesiapan Pasukan Brigade Pendarat dan Material Tempur Pasmar-1 di Bhumi Marinir Karangpilang Surabaya, Kamis (22/9). Gelar kesiapan yang juga dikunjungi Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI J Suryo Prabowo tersebut, bertujuan untuk mengukur kesiapan Brigade Pendarat dan material tempur Pasmar-1 dalam menjaga keutuhan NKRI. FOTO ANTARA/Eric Ireng/Koz/mes/11.




Rabu, 07 September 2011

Defile Pasukan Marinir Di Sertijab Pangarmatim

SURABAYA - Sejumlah personel Intai Amfibi (Taifib) Marinir TNI-AL bersenjata lengkap mengikuti defile pasukan pada acara Sertijab Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) dan Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) di Dermaga Koarmatim Ujung, Surabaya, Rabu (7/9). Pada Sertijab tersebut KSAL Laksamana TNI Soeparno melantik Laksda TNI Ade Supandi menggantikan Laksda TNI Bambang Suwarto sebagai Pangarmatim sedangkan Laksma TNI Agus Purwoto menggantikan Laksda TNI Ade Supandi menjadi Gubernur AAL. FOTO ANTARA/M Risyal Hidayat/ss/nz/11


Senin, 25 Juli 2011

Sabtu, 23 Juli 2011

60 Prajurit Marinir Dilantik Sebagai Pengawak Tank Amfibi BMP-3F

SURABAYA - Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) A. Faridz Washington menutup Kepelatihan Dalam Negeri Tank Amfibi BMP-3F Korps Marinir di lapangan apel Karangpilang Surabaya, Jumat (22/7).

Kegiatan Kepelatihan Dalam Negeri Tank Amfibi BMP-3F Korps Marinir di ikuti oleh 60 personel terdiri dari 24 personel Resimen Kavaleri-1 Mar, 30 personel Resimen Kavaleri-2 Mar, 2 personel Denhar Lanmar Surabaya dan 4 personel dari Pusdikkav Kodikmar yang dilaksanakan selama 4 bulan.

Komandan Pasmar-1 dalam amanatnya mengatakan kesiapan alutsista Korps Marinir harus didukung dengan kesiapan prajurit dalam mengawaki alutsista tersebut. Kesiapan ini telah ditunjukkan oleh jajaran Korps Marinir yakni dengan mengadakan program Kepelatihan Dalam Negeri Tank BMP-3F Korps Marinir yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, pendalaman serta penguasaan tentang teknis pengoperasian dan karakteristik seluruh komponen material Tank Amphibi BMP-3F.

Lebih lanjut, melalui kepelatihan ini pula, awak kendaraan tempur BPM-3F diharapkan dapat lebih menguasai tentang kemampuan dan keunggulan kendaraan tersebut yaitu kemampuan daya tembak, keunggulan sistem kendali senjata (SKS), kemampuan daya amphibi, serta kemampuan daya kejut yang tinggi sehingga diharapkan keluaran/output dari pelatihan awak Ranpur ini akan menjadi kebanggaan kesatuan Korps Marinir serta menjadi kader bagi penerus selanjutnya, tegas Komandan Pasmar-1.



Dalam penutupan Kepelatihan Dalam Negeri Tank BMP-3F ini, Delegasi Angkatan Bersenjata Rusia Letnan Jenderal Alexander Ilin menyerahkan langsung sertifikat kepelatihan sekaligus melantik ke-60 prajurit sebagai pengawak pertama Tank BPM-3F Korps Marinir yang dibeli Indonesia dari Rusia melalui perusahaan negara itu, Rosoboronexport, tahun lalu.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Staf Pasmar-1 Kolonel Marinir F. Saud Tambatua, Danlanmar Surabaya Kolonel Marinir Yuliandar TD, Dankolatmar Kolonel Marinir Widodo DP, Danpusdikkav Kolonel Marinir Lasmono, para Asisten Kaspasmar-1, Dankolak/Satlak Pasmar-1, para Instruktur dari Rusia, serta pejabat di lingkungan Korps Marinir.

Sumber : DISPEN MARINIR

Selasa, 21 Juni 2011

Atraksi Pasukan Marinir-1 Karang Pilang, Surabaya

SURABAYA - Sejumlah prajurit Korps Marinir jajaran Pasmar-1, melakukan berbagai atraksi tempur seperti: beladiri militer, parameter tempur, simulasi pendaratan pasukan dan artileri serta teknik penyapuan ranjau di Bhumi Marinir Karangpilang Surabaya, Selasa (21/6).

Berbagai peralatan tempur ditampilkan dalam kegiatan ini, termasuk ranpur terbaru Pasmar-1, BMP-3F. Marinir saat ini memiliki 17 unit BMP-3F dimana akan ditambah jumlahnya hingga memenuhi kebutuhan 2 batalyon Pasmar. Kegiatan tersebut bagian dari penyambutan kunjungan 746 taruna dari Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, di Bhumi Marinir Karangpilang Surabaya, dalam rangka Bhinneka Eka Bhakti. FOTO ANTARA/Eric Ireng/ss/pd/11





Jumat, 13 Mei 2011

Marinir Beli Senjata Antiserangan Udara dari Swiss


Oerlikon Contraves/Rheinmetall, jenis senjata artileri pertahanan udara yang dibeli Korps Marinir

JAKARTA - Korps Marinir TNI AL akan menambah tujuh perangkat senjata anti serangan udara baru pada tahun ini. Persenjataan seharga total US$ 15 juta atau Rp 135 miliar itu sebagian bakal dipasang di sekeliling Istana Negara, Jakarta, untuk pengamanan serangan dari udara.

"Sekarang sudah mulai dirakit dan akan dikirim ke sini akhir tahun ini," kata Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal Alfan Baharudin kepada Tempo di kantornya di Kwitang, Jakarta, Jumat (13/5). Senjata berupa kendaraan tempur yang dilengkapi meriam kaliber 35 milimeter ini dibeli dari Swiss, namun perakitannya dilakukan oleh perusahaan di Cina.

Alfan menjelaskan, selain untuk antiserangan udara, senjata ini juga bisa dipergunakan untuk serangan darat. Sebagian senjata akan ditempatkan di Markas Korps Marinir di Kwitang dan Markas Brigadir Infanteri Marinir di Cilandak, Jakarta Selatan. Semua senjata ini dibeli untuk melengkapi kebutuhan Batalion Artileri Pertahanan Udara Marinir guna mengganti peralatan lama yang sudah tua.

Korps Marinir, kata Alfan, juga akan membeli lagi tambahan kendaraan tempur amfibi BMP3F buatan Rusia sebanyak 54 unit atau setara dengan satu batalion. Dengan penambahan ini, Marinir akan memiliki tiga batalion resimen kavaleri. Tank ini dipesan sejak 2009 dan sudah tiba 17 unit Januari lalu.

Sumber : TEMPOINTERAKTIF.COM

Kamis, 28 April 2011

Lintas Medan Brigif-1 Marinir

SURABAYA - Sejumlah prajurit Korps Marinir dari Brigif-1 Marinir, mengikuti lintas medan (linmed), di wilayah Karangpilang Surabaya, Kamis (28/4). Linmed sejauh 20 Km yang diikuti sebanyak 750 prajurit Korps Marinir di jajaran Brigif-1 Marinir tersebut, dalam rangka Latihan Perorangan Dasar Brigif-1 Marinir. FOTO ANTARA/Eric Ireng/ss/mes/11



Jumat, 08 April 2011

Prajurit Marinir Ikut Mengamankan Pemulangan TKI Bermasalah di Jeddah

JAKARTA - Menko Kesra, Agung Laksono ( kanan), Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar ( kedua kanan), berbincang dengan Prajurit yang bertugas mengamankan pemulangan TKI/ WNI di Tanjung Priuk, Jakarta, Jumat ( 8/4). Pemerintah melalui Kemenko Kesra dan instansi terkait memberangkatkan Kapal Motor LABOBAR, menuju Jedah untuk mengangkut sekitar 3000 TKI dan WNI bermasalah , yang berada di Jeddah, Arab Saudi. FOTO ANTARA/ Ujang Zaelani/mes/11



Rabu, 16 Maret 2011

Panglima TNI : Alutsista Marinir Akan di Perbaiki Kualitasnya Secara Bertahap

JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI, Agus Suhartono, mengatakan bahwa Alutsista yang dimiliki Korps Marinir masih perlu perbaikan.

"Yang perlu diperbaiki adalah sepatu tank (roda wheel track) yang sudah rusak dan penambahan jumlah amunisi agar kemampuan prajurit dalam menembak dapat ditingkatkan," kata Panglima TNI disela-sela kunjungan kerja di Kompleks Korps Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (16/3).

Menurut dia, kunjungannya kali ini untuk mengetahui hasil pembinaan satuan tersebut selama setahun. "Dalam kunjungan ini, saya bisa melihat apa yang telah dilakukan prajurit, apa yang akan dipersiapkan dan mana saja yang membutuhkan perhatian," katanya.

"Secara jumlah, alutsistanya sudah cukup. Tapi, yang perlu ditingkatkan adalah kualitasnya," ujar Agus. Ia tidak menampik bahwa tank-tank Marinir memang sudah tua, seperti PT-76. Namun kita perpanjang usianya dengan "retrofit", sehingga masih layak untuk digunakan.


Tank angkut pasukan marinir, BTR-50

"Kemampuan tempurnya lebih baik. Tetapi kita menyadari, jika dihadapkan dengan perkembangan teknologi sekarang, memang harus ditingkatkan. Ini yang perlahan dan bertahap akan kita ganti," katanya.

Dalam kunjungannya di Korps Marinir, Panglima TNI menyaksikan atraksi-atraksi dan gelar pasukan yang dilakukan oleh prajurit Marinir.

Gelar kekuatan pasukan itu, terdiri dari satu batalyon tim pendarat yang diperkuat oleh unsur-unsur kesenjataan, baik infanteri, kavaleri, artileri maupun satuan tempur Korps Marinir, Amfibi.

Sumber : ANTARA

Sabtu, 12 Februari 2011

Long Sea Trial KRI Banjarmasin-592 di Makassar

MAKASSAR - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VI menggelar latihan operasi pendaratan terbatas tank Amfibi Satgas Marinir di tanah tumbuh, Pantai Losari, Makassar, Minggu (13/2).

Latihan yang mengambil tema simulasi operasi penumpasan gerakan separatis di Sulawesi Selatan yang dipimpin Mayor Marinir Sinaga ini melibatkan 6 kendaraan tempur Tank Amfibi jenis Tank PT 76 dan jenis Ranratfib, serta 1 Sea Raider, yang diangkut oleh KRI Banjarmasin-592.

Latihan pendaratan terbatas oleh pasukan Marinir ini merupakan rangkaian simulasi dalam rangka Long Sea Trial KRI Banjarmasin-592 yang dibuat oleh PT PAL Surabaya pada Agustus 2008 lalu. Kapal ini diproduksi di dalam negeri dengan kemampuan angkut 13 tank dan 507 personel dengan kecepatan 15 Knot.

Sumber : DETIKNEWS.COM






Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes