Rabu, 30 Desember 2009

Sukhoi Su-6; 1942


Role: Ground attack
Manufacturer: Sukhoi
Designed by: Pavel Sukhoi
First flight: 1 March 1941
Status: Prototype only
Primary user: Soviet Air Force
Number built: 3
Variants: Su-7



Sukhoi Su-6 adalah pesawat serang darat (groud attack) milik Soviet yang dikembangkan selama WW. Pesawat altitude-tinggi Su-7 bermesin campuran (mesin roket dan piston) adalah pesawat yang dibuat berdasarkan pesawat purwarupa kursi tunggal Su-6.




Design and development

Pengembangan Su-6 dimulai pada 1939, ketika Biro Desain Sukhoi mulai bekerja untuk pesawat serang-darat berlapis baja kursi-tunggal. Sebuah pesanan untuk membuat dua purwarupa dilakukan pada 4 Maret 1940, dan pada 1 Maret 1941, uji terbang untuk purwarupa pertama dimulai dengan pilot uji A.I Kokin.

Uji terbang menunjukkan bahwa Su-6 superior dari Ilyushin Il-2 dalam hamper semua kategori performa, walaupun mesinnya mempunyai kendala dalam usia pemakaiannya sebelum uji terbang selesai, dan tidak ada lagi mesin Shvetsov M-71 yang tersedia untuk pengujian ini.

Purwarupa kedua baru dapat terbang pertama kali pada January 1942 karena OKB Sukhoi harus dievakuasi setelah dimulainya perang Great Patriotic. Pesawat ini dipersenjatai dengan dua kanon 23 mm, empat senapan mesin dan 10 rel untuk roket udara. Hasil test sangat memuaskkan dan AFRA Scientific Research Institute merekomendasikan untuk melakukan produksi kecil (25 pesawat) untuk pengujian di kondisi garis depan pertempuran. Draft keputusan untuk produksi 25 pesawat sudah dipersiapkan, hanya saja draft ini tidak pernah dikeluarkan secara resmi.

Sementara itu, pengalaman tempur menggunakan pesawat kursi tunggal Il-2 menunjukkan kebutuhan untuk “rear gunner” (awak kedua). Purwarupa kedua selanjutnya didesain dengan penambahan ruang untuk awak kedua yang mengakibatkan pengurangan pada daya angkut (bom) (yang berkurang dari 400 kg menjadi 200 kg), dilengkapi dengan mesin yang lebih bertenaga M-71F. Pengujian resmi menunjukkan bahwa Su-6 berkursi-dua mempunyai kecepatan 100 km/jam, yang lebih cepat dari Il-2 walaupun dengan daya angkut yang lebih kecil. Ketika mesin M-71 yang sering bermasalah dibatalkan, Sukhoi diarahkan untuk menggunakan mesin berpendingin-liquid Mikulin AM-42. Ketika uji terbang dimulai pada 22 Februari 1944, Su-6 yang mesinnya sudah diganti terbukti lebih inferior dari pada Ilyushin Il-10 yang menggunakan mesin yang sama karena pemasangan lapis baja pelindung mesin dan kurangnya tenaga yang dihasilkan AM-42 jika dibandingkan dengan M-71F.

Walaupun Su-6 tidak pernah masuk fase produksi, pada 1943 Pavel Sukhoi mendapatkan penghargaan Stalin Prize untuk pengembangan pesawat.




Specifications (Su-6 prototype 3 with M-71)

General characteristics
•Crew: 2 (pilot and gunner)
•Length: 9.24 m (30 ft 4 in)
•Wingspan: 13.50 m (44 ft 3 in)
•Height: 3.89 m (12 ft 9 in)
•Wing area: 26 m² (280 ft²)
•Empty weight: 4,000 kg (8,820 lb)
•Loaded weight: 5,534 kg (12,200 lb)
•Powerplant: 1× Shvetsov M-71F radial engine, 1,620 kW (2,200 hp)

Performance
•Maximum speed: 514 km/h (280 kn, 320 mph) at 3,800 m (12,465 ft)
•Range: 973 km (525 nmi, 605 mi)
•Service ceiling: 8,100 m (26,575 ft)
•Rate of climb: 10.6 minutes to 5,000 m (16,405 ft)
•Takeoff roll: 410 m (1,345 ft)
•Landing roll: 730 m (2,395 ft)

Armament
•2 × 37 mm Nudelman N-37 cannons in wings, 90 rounds
•2 × 7.62 mm ShKAS machine guns in the wings, 1,400 rounds
•1 × 12.7 mm Berezin UBT machine gun in rear turret, 196 rounds
•Up to 400 kg (882 lb) of bombs

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes