Rabu, 30 Desember 2009

Sejarah Sukhoi


P.O. Sukhoi mulai terlibat dalam desain jauh sebelum WW II, dan pada 1932 telah bekerja dengan sebuah tim di bawah A.N Tupolev dalam pengembangan ANT-25, sebuah pesawat pemecah rekor jarak jauh. Biro Desain Sukhoi didirikan pada 1939, memakai kantor yang sebelumnya milik Bureau Osovikh Konstruktsii .

Pada WW II, Sukhoi diasosiasikan dengan pesawat bomber kecil dan serang Su-2. Kemudian pesawat Su-7 pada 1947, dan seri pesawat jet kedua Su-7 memakai sayap tertekuk pertama kali terlihat pada 1956. Su-9 mulai beroperasi pada 1959, dan Su-11 merupakan pesawat tempur satu kursi-semua cuaca yang memakai sayap delta. Pesawat interceptor operasional besar semua cuaca bersayap delta Su-15 yang memakai jet kembar juga diuji dalam purwarupa Flagon-B STOL pada Juli 1967. Su-17 pertamakali terbang pada Agustus 1966 yang merupakan pengembangan besar dari Su-7, dan diikuti dengan Su-20 dan Su-22 untuk ekspor.

Su-24 saat ini memakai tipe serang variable-geometry, berkursi dua berdampingan dan mulai beroperasi pada Februari 1975. Sebuah pesawat bomber nuklir, intai dan electronic warfare, Su-24 didesain untuk melakukan penetrasi pada kecepatan 1.400 km/jam dan ketinggian 200m, merupakan pesawat supersonic pengganti untuk Il-28 dan Yak-28. Sekitar 1.200 Su-24 dibuat mulai 1972 dan berakhir pada 1992 untuk memberikan jalam produksi bagi Su-27IB.

Sukhoi meninggal pada September 1975, tetapi desain Sukhoi tetap memakai namanya sebagai penghormatan. Ini termasuk Su-25/Su-28 dan Su-39 (Su-25 pertama kali terbang pada Februari 1975 dan resmi beroperasi pada 1981). Pesawat yang banyak dipuji, pesawat tempur superioritas-udara jarak jauh Su-27 Flangker terbang pertama kali pada Mei 1977 dan diproduksi sejak 1982 untuk penggunaan domestic maupun ekspor, kemudian termasuk J-11 yang dirakit di China. Pesawat tandem tempur multi-peran Su-30 dan varian serang Su-27 yang membawa perlengkapan avionic yang membuatnya dapat mengkomandoi sebuah grup Su-27. Pesawat serang maritime Su-32-FB dan Su-27IB.

Pesawat taktis interdictor Su-34 dikembangkan dari Su-27, Su-23 dan Su-27K terbang pertama kali pada Agustus 1987 dan dioperasikan pertama kali di Kapal Admiral Kuznetsov’m 1995. Su-35 pesawat tempur superioritas udara canggih pertama kali terbang pada Juni 1988 dan Su-37 yeng memakai thrust-vectoring nozzles.

Pesawat tempur taktis generasi kelima, yang setara dengan F-22 milik AS, S-37, pertama kali terbang pada September 1997, memakai sayap tertekuk ke depan dan memiliki thrust-vectoring engine nozzles. S-54 dan S-55 adalah pesawat desain baru yang merupakan pesawat jet ringan untuk pertempuran multiperan dan pelatihan. T-60S adalah pesawat bomber serang dengan penampilan sangat “stealthy” dan S-80 adalah pesawat versi angkut dan survey.

Program yang menarik pada 1999 adalah pengembangan KR-860, sebuah pesawat penumpang berkapasitas 860 tempat duduk.. Program aviasi umum termasuk Su-26, Su-29 dan Su-31 untuk kompetisi akrobatik, dan Su-49 pesawat latih dua kursi. Proyek lain adalah S-16 pesawat transport turboprop kembar berkapasitas 16 penumpang atau kargo, S-21 pesawat jet bisnis supersonic untuk 10 penumpang (serta S-51 dengan 68 penumpang), S-38 pesawat monoplane agraris kursi tunggal, dan S-96 pesawat transport eksekutif propfan-kembar 8 penumpang.


Diterjemahkan secara bebas dari: www.aviastar.org

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes